Thursday, May 24, 2012

My Beautiful Little Evil


Hey, I've got a new partner in my life!  :')


A beautiful little evil..






Itu tagline dari iklannya.. Iklan Panasonic Lumix GF3 yang dipajang di jalan Gatot Subroto persis di depan gedung Menara Jamsostek. Billboard iklannya itu kelihatan jelas di sebelah kanan jalan kalau lagi di jalan mengarah ke kuningan. Nyebelin plus ngeselin tiap lihat iklannya itu! Coba dicek aja foto di atas, keren kan iklannya? Soalnya warna kamera yang dipajang itu warnanya merah hati, unyuuuuu! >____< 


Tiap hari ngeliat di jalan, jadi naksir! :| 
Ya macam apa pula, tiap hari liat billboard-nya di jalan, iklannya unyu, warnanya merah pula.. :|



Keren kaaaaan iklannya? xD



Karena kameranya kecil, merknya Panasonic Lumix pula.. Iya, aku suka merk ini sekarang. Gara-gara punya kamera sakunya dan gara-gara hasil gambarnya juga bagus. Padahal sih ya gak ngerti-ngerti amat cara pake kamera yang baik dan benar. Seperti yang aku udah jelasin sebelumnya di postingan  Arisan dan Workshop Fotografi kemarin. Punya kamera saku itu sekitar setengah tahun, dan itu kamera pertamaku yang kubeli pakai uang hasil kerjaku. :') 


Selama ini sih karena aku bukan 'camera person', baik di depan maupun di belakang kamera, aku tidak terlalu peduli sama kamera. Punya satu kamera di rumah udah cukup kok, toh jarang dipake juga. Tapi tahun kemarin itu mulai merasa butuh. Butuh kamera karena di rumah gak ada satupun kamera yang berfungsi. Jadi mulai cari kamera yang harganya sesuai kantong, spesifikasi seadanya yang gak perlu terlalu canggih. Cukup. Toh cuma dipake untuk dokumentasi aja kok. Gak perlu lah beli kamera yang mahal atau sampai selevel DSLR. Gak pengen aja macam anak gaul Jakarta yang bawa nongkrong ke mana-mana bawa kamera SLR segede-gede apaan tau digantung di leher tapi gak bisa makenya, Cuma cekrek sana-sini aja. Dan gak ada duitnya juga sih. :|


Naaah, mulai akhir tahun mulai agak merasa butuh kamera yang lebih canggih, faktor pengen juga sih. Soalnya pengen belajar kamera sekalian. Sempet tanya-tanya dan browsing-browsing juga. Sempet kepikiran pengen beli prosumer, tapi katanya tanggung, mending SLR yang low end sekalian, harganya kurang lebih sama atau beda-beda tipis. Sempet ngelirik Lumix seri GF juga sih, tapi ngeliat bujet dananya gak cukup, akhirnya cuma selewat aja. Sempet naksir Canon 1100D, tapi setelah tanya-tanya tentang Canon malah nyaranin beli yang seri 3 digit angka aja. Mehel, cyiin. Gak kuat dananya.. Sambil jalan sambil browsing sambil nanya-nanya, eeeeh, si Plukz malah kepengen sony NEX, pake ngeracunin segala. Akhirnya aku malah melirik Panasonic Lumix GF3 ini lagi. :| Pokoknya semua salah  Plukz! *Nyalahin orang* :))




Paket yang kubeli. sudah termasuk dua buah lensa. *


Aku beli kameranya di Toko Camzone, cek barangnya di websitenya, tapi bayar dan ngambil tetep ke tokonya. Kalo beli barang elektronik dikirim kayaknya agak rempong ya.. Karena pengennya warna merah, barangnya gak ready stock, jadi harus inden dulu. Order barang, bayar DP dan nunggu barangnya dianter ke toko dari distributornya. Repot juga sih, nunggu lama. Gak sabaraaan! Tapi pas barangnya diambil, senaaaang bukan main.  :")




Kalau mau liat info lengkap tentang kameranya, bisa dilihat di  sini ya! Atau silakan buka website Panasonic. :D




Gambar diambil dari sini.








Lembayung
040412 00:44

Wednesday, May 9, 2012

World Lupus Day 2012: Mengenal Lupus Lebih Dekat



Welcome, May!

Bulan Mei itu selalu mengingatkan saya sama peringatan hari Lupus sedunia. Daaaan, saya mau ngajakin kalian dateng ke acara peringatan tahunan yang namanya World Lupus Day nih.

Ada yang tau atau pernah denger Lupus? Ada yang teman atau saudaranya mengidap penyakit Lupus ini? Atau bahkan salah satu warga Ngerumpi ada yang merupakan Odapus? Naaaah, acara ini penuh informasi penting buat kalian. Dan acaranya juga gratis! :)

Apa sih yang terlintas di kepala kalian kalau dengar penyakit Lupus? Mungkin secara umum berita yang beredar tentang penyakit Lupus, yang terpikir mungkin penyakit langka, ganas, berbahaya, setara dengan kanker, dan sebagainya. Naaah, di rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Lupus Indonesia (YLI) ini pasti bisa memberikan informasi yang benar dan tidak simpang siur.

Saya jelasin secara singkat yaaa.. Lupus adalah suatu penyakit autoimun. Mudahnya sih, kondisi kelebihan imun di dalam tubuh. Semacam kebalikan AIDS. Pada Lupus, antibodi yang dibuat oleh tubuh bukan bersifat melindungi, namun malah merusak berbagai organ tubuh. Penyakit ini juga dikenal dengan sebutan penyakit seribu wajah. Kenapa disebut begitu? Karena Lupus bisa "menyamar' menjadi penyakit apa aja. Hal itu bisa terjadi karena imun di tubuh itu menyerang bagian organ tubuh tertentu.

Secara persentase, pengidap Lupus ini mayoritas memang perempuan. Walaupun ada juga laki-laki yang mengidap penyakit ini. Lupus World Day ini diperingati secara global tiap tahun pada tanggal 10 Mei. Jadi setiap tahun di bulan Mei, Yayasan Lupus Indonesia mengadakan rangkaian acara untuk ikut memeringati Hari Lupus sedunia.

Acaranya dua hari, sabtu dan minggu. Sabtu siangnya, teman-teman Odapus akan turun ke jalan untuk sosialisasi kepada masyarakat tentang penyakit Lupus. Keluar dan panas-panasan siang bolong pas matahari terik, itu gak gampang banget buat mereka. Walapun sosialisasinya sebenernya udah sore sih, tapi Odapus itu pada dasarnya 'musuhan' sama sinar matahari. Kebanyakan Odapus itu memliki sensitivitas yang tinggi terhadap sinar matahari. Umumnya kalau bertemu dengan paparan sinar matahari, kulit mereka akan terasa terbakar dan kemudian muncul ruam merah pada kulit. Pada sebagian Odapus juga bisa diikuti dengan demam atau nyeri sendi, apabila terkena paparan sinar matahari yang terlampau besar. Ohiya, Buat yang belum tau, Odapus adalah sebutan bagi pengidap Lupus, yaitu singkatan dari "Orang dengan Lupus"

Kalau acara hari Sabtu sepertinya bertepatan sama arisan ngerumpi sih, tapi tenang biasanya #WLD sampai malam banget kok. Acaranya dibagi dua juga. Kalau kelar arisan Ngerumpi, bisa banget tuh dateng rame-rame ke sana. :D Malamnya masih ada Malam lilin, isinya kurang lebih semacam malam renungan dan juga mengenang Ibu Menkes kita. Kalo bisa sih nanti pas dateng, bawa lilin ya! :)

Dalam Rangka Hari Lupus Dunia - Indonesia 2012.
"SPIRIT AND INSPIRATION"


Yayasan Lupus Indonesia (YLI) akan mengadakan kegiatan rangkaian WLD pada :


SABTU, 12 Mei 2012, bertempat di Taman Menteng Jl.Hos Cokroaminoto, Jakarta Pusat.
1. Branding On The Street ( Sosialisasi turun ke jalan )
Waktu : 16.00 - 17.30 WIB


2. Malam Lilin ( Malam Renungan, mengenang Ibu Menkes, Wamen ESDM dan Sahabat - sahabat Odapus )
Waktu : 19.00 - 21.00 WIB
Dress Code : Santai -Rapi, (Bila memungkinkan nuansa Biru)

Minggu, 13 Mei 2012 bertempat di Aula PMI, lantai 5. Jl.Kramat Raya No.47 Jakarta Pusat .


Talk Show " Kilas Balik Topik - Topik Ilmiah Yayasan Lupus Indonesia Tahun 1998 - 2011 "
Narasumber :
- Prof.dr. Zubairi Djoerban
- dr.Dyah A.Waluyo
- Share dari Odapus untuk Odapus


Free / Gratis...Undangan Terbuka untuk umum

Ohiya, kalau mau ngetwit juga boleh banget. Kalo tadi sih saya ngetwit pake hestek #WLD. Biar pendek dan gampang aja. xD Peringatan WLD dua tahun kemarin sih saya selalu datang, insyaallah tahun ini saya juga akan datang kalau memungkinkan.

Sampai ketemu di WLD 2012 yaaaaa! :D


Gambar diambil dari sini.

Sunday, April 8, 2012

Chocolate and Malt

Ovaltine

Chocolate and Malt altogether!

Rasa baru dari salah satu minuman coklat kesukaanku. Biasanya cuma coklat, sekarang ada campuran gandumnya. Biasanya cuma ukuran kotak kecil, ternyata ada ukuran satu liternya! Walaupun saat ini baru kutemukan di Giant. Kapan ya masuk ke minimarket? Jadi kalau mau beli gak usah jauh-jauh perginya.. :D

Malt alias gandum gak cuma bisa jadi minuman fermentasi air gandum itu aja kan? :P

Sent from googlemail.
-------------------------------------------

Thursday, March 22, 2012

Entering the Crabshell



Belakangan ini, entah kenapa rasanya lelah. Lelah lahir batin. Lelah dimarahi dan disalahkan. Tidak mau bertemu orang lain, tidak mau bercakap-cakap dengan orang lain, hanya ingin menghilang. Entah kenapa..

Setelah bulan kemarin sempat hampir depresi, lagi. Atau malah sepertinya sudah depresi, bukan hampir lagi. Merasa saat-saat depresi bulan kemarin itu sudah hampir berlalu, ternyata sepertinya belum. Karena belakangan ini merasa teramat sangat sensitif, jadi sepertinya masih dalam masa-masa depresi. Yang biasanya cuek saja, tidak terlalu banyak memasukan omongan orang-orang ke dalam hati, kok belakangan ini merasa sangat mudah untuk tersakiti, merasa tersinggung dan sakit hati. Padahal mungkin orang lain berbicara dengan nada yang biasa, tapi yang aku tangkap artinya bisa berbeda.  Apalagi ketika memang bermaksud membentak atau memarahi, sakit yang terasa jelas-jelas lebih menusuk lagi. Atau pula omongan tertulis orang lain juga maksudnya biasa aja, tanpa ada maksud menyerang atau lainnya, tapi makna yang tertangkap di hati bisa berbeda, apalagi yang memang berniat untuk menyakiti. Benar-benar terasa sakit, menusuk di hati.

Mungkin memang saatnya untuk menghilang, muncul sesekali, setor muka sesekali, entah sampai kapan. Bertemu orang lain berarti harus bisa menghadapi apa saja yang keluar dari orang tersebut, baik ekspresi wajah ataupun kata-kata, baik bertemu langsung ataupun bertemu dalam dunia maya. Aku semacam lelah berusaha memahami orang lain, lelah berusaha mengerti orang lain, lelah bertoleransi perasaan, kapan giliranku dipahami?

Egois ya?

Pada dasarnya setiap orang memiliki ego masing-masing kok. Ketika harus bersosialisasi dan bertemu orang lain, harus saling toleransi terhadap ego masing-masing. Tapi ketika sedang berada pada kondisi yang memang tidak fokus untuk melakukan apapun, tidak fokus untuk bertoleransi ego dan perasaan, mungkin itu saatnya untuk mundur sejenak. Mundur dari dunia, mundur dari banyak orang. Daripada merasa tersakiti dan menyakiti orang lain? Toh hanya satu orang yang menghilang, tidak akan ada yang menyadari dan tidak akan ada yang merasa kehilangan.

Rasanya ingin melakukan apa saja sesukaku, tanpa ada orang lain yang merasa marah atau tersinggung. Rasanya ingin berbuat seenak dan sesukaku, mungkin dengan orang yang bisa memaklumi apa saja perbuatan yang kulakukan. Tanpa aku harus memikirkan perasaan orang lain. Sesekali. Iya, sesekali saja. Karena kalau aku terus melakukan hal sesukaku tanpa memikirkan orang lain, mungkin aku akan tidak punya hati lagi, tidak punya perasaan. Walaupun sepertinya perasaanku sendiri sudah mati, sudah lama sekali. Kalau hatiku sudah mati rasa, tapi saat orang lain menyindir dan menyerangku, kenapa masih terasa sakit ya?

Semacam sudah saatnya menyepi, saatnya introspeksi. Mungkin seharusnya kemarin aku pergi ke Bali ya? Di saat satu pulau Dewata itu sedang menyepi. Seharusnya suasananya juga tenang dan damai, serta menyatu dengan suara alam. Bisa mundur sejenak dari bising dan hiruk pikuknya suara keriuhan kota, sepertinya ide yang bagus. Tidak bisa pergi kemana-mana pun tak apa, di sini saja, rehat sejenak. Menyepi masuk ke dalam cangkang kepiting, mencari posisi yang nyaman di dalamnya dan memulihkan diri. Entah untuk berapa lama, sepertinya aku memang butuh waktu untuk memulihkan diri.

Entering the crabshell, knock only if you missed me…



Dan terima kasih untuk kamu, Bhagavad Sambadha, yang belakangan ini sangat sabar menghadapiku. :)

Lembayung
220312

Thursday, March 15, 2012

Punk Is Not a Crime




Punk is not a crime, a mural at Slipi Flyover, in front of Ibis Slipi Hotel. Taken in a very cloudy morning, it's a bit low light. The Police Officer looks like a real one, though. Nice!